Cara Mengajarkan Bayi Berbicara

Posted on

originals.id – Dengan berpedoman pada perkembangan bicara bayi, Mama diharapkan dapat lebih mengetahui bentuk komunikasi yang tepat ketika berhadapan dengan si buah hati. Pastikan komunikasi dilakukan dengan saling menatap dan artikulasi yang jelas.

Banyak berbicara. Ajak bayi berkomunikasi ketika melakukan beragam aktivitas harian, baik ketika Mama mengganti popok, memandikan, menyuapi makan, dan lain-lain. Komunikasi yang terjalin akan menambah kosakata bayi.

Berbicaralah dengan perlahan, jelas, dan sederhana. Bayi akan lebih memahami kata-kata yang diucapkan dengan perlahan, jelas, dan sederhana. Bila perlu, lakukan pengulangan.

Simak pembicaraan bayi dan berikan respons. Bayi usia 3 bulan sudah mendekut (cooing). Meski yang keluar hanya “aaa” “uuuu”, alangkah baiknya bila Mama mampu memberikan respons yang tepat.

Lakukan kontak mata. Tatap lembut mata bayi, sikap ini akan menumbuhkan rasa percaya dirinya kelak karena dirinya mendapat perhatian dari lingkungan terdekatnya.

Kalimat perintah sederhana. Cobalah untuk mengajarkan perintahperintah sederhana, seperti “Ayo, cium Mama,” “Coba Adik pegang mainan ini.” Bayi mungkin tidak dapat memahami maknanya, namun dengan langsung memberikan contoh pelaksanaan dari kalimat tersebut, maka ia akan mampu menirukan.

Ajukan banyak pertanyaan. Salah satu bentuk kalimat yang paling efektif untuk merangsang kemampuan berbicara bayi adalah melontarkan kalimat tanya. Dengan demikian terjadi interaksi sekaligus mengenalkan banyak kosakata dan dapat memberikan contoh atau model bergantian dalam berbicara (bertanya-menjawab).

Mengenalkan lingkungan. Ajak bayi mengamati lingkungan serta berikan nama dan penjelasannya. Misal, ketika ada cicak, minta si kecil mendengarkan suaranya tersebut sambil memperkenalkan nama binatangnya. Atau, nyanyikan lagu dengan tema binatang tersebut. Masuk usia 6 bulan, bayi sudah mampu mengasosiasikan kata dengan benda. Sambil menunjukkan boneka beruang, Mama bisa mengucapkan, “Ini boneka beruang.”

Nyanyikan lagu. Pilihkan lagu anak-anak yang sederhana dan pendek. Nyanyikan berulang-ulang, sehingga bayi dapat merekam dengan baik artikulasi dari suatu kata. Ciptakan suasana gembira sambil mengenalkan banyak kosakata.

Bacakan buku. Pilihkan buku cerita dengan gambar menarik, sehingga bayi dapat mengenal banyak kosakata baru, mengetahui hubungan gambar dan kata, serta meningkatkan kelekatan (bonding) dengan Mama.

ilih waktu yang tepat. Lakukan saat bayi sedang tidak mengantuk dan perutnya kenyang. Pemilihan waktu yang tepat menjadikan bayi menikmati aktivitas yang dilakukan dan bayi pun dapat memberikan respons balik yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *