Bekal Sehat Untuk Si Buah Hati Bagian 4

Posted on

Dengan memasak bersama sebenarnya ibunya juga belajar sabar karena sering kali anaknya justru mengacak-acak dapur. Dulu mamaku pintar sekali masak dan masakannya enak tapi dia panikan dan enggak sabaran. Jadi, kalau kami mau bantu di dapur dilarang katanya jadi lama. Akhirnya, saya enggak suka sama dapur. Kalau kebagian tugas memasak di sekolah waktu SMA, tugas saya paling di bagian cuci piring. Kalau alasan saya tidak mengajak anak memasak bersama, lebih pada kekhawatiran pada bahaya api dan pisau. Jadi saya tidak memaksa dia untuk ke dapur.

Pristin: Saya setuju dengan Mbak Inez. Anak jangan dipaksakan, nanti malah trauma pada dapur. Saya juga tidak memaksa anak ke dapur. Kalau saya buat pisang goreng, awalnya saya akan meminta anak melihat saja. Sampai kemudian dia minta untuk mencoba menggoreng. Sekarang anak saya 10 tahun dan sudah bisa goreng pisang dan tahu sendiri. Anaknya memang tertarik sekali pada dunia masak memasak.

Tangannya sampai beberapa kali terbaret pisau. Memang tidak ada yang menjadi ahli tanpa kecelakaan seperti lukaluka. Tapi untuk mengurangi risiko terluka, saya tidak mengizinkan dia memotong bahan masakan yang permukaannya licin seperti bawang atau wortel. Kalau daging saya kasih dia untuk mencoba.

Saeful: Jadi ibu yang jago masak dilihat dari tangannya ya? Ha ha ha ha. Pristin: Sebetulnya itu risiko. Anak perlu diberi tahu tentang risiko, kalau mau potong wortel, ada risiko terluka, jadi kalau nanti terluka jangan menangis. Sebenarnya ketika saya melihat anak terluka dan berdarah pengin pingsan sih. Tapi prinsipnya ibu harus tenang dan tidak boleh panik ketika melibatkan anaknya di dapur. Kita bantu anak mencuci lukanya dan mengobatinya. Jadi, Bu, kalau anak di dapur bersiap dan relakanlah kalau ada barang yang pecah-pecah. Sebaiknya, barang pecah belah diganti dengan yang plastik.

Di setiap sekolah sekarang ini diberikan beberapa tambahan pelajaran bahasa asing agar anak mengenal berbagai bahasa internasional yang sering digunakan. Salah satunya adalah bahasa Jerman. Namun pembelajaran yang diberikan disekolah tentunya tidak bisa maksimal karena terbatas jam dan jumlah anak. Berikan anak les privat bahasa Jerman di Tangerang agar mahir dalam berbahasa Jerman dan berguna dikemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *