Cara Membuat Cocopeat Dari Sabut Kelapa

Posted on
Apakabar teman teman berjumpa lagi dengan aku yang akan membawakan artikel yang berjudul cara membuat cocopeat dari sabut kelapa.

Cocopeat

Cocopeat merupakan produk sampingan dari buah kelapa setelah kalian mengekstraksi serat dari tempurung kelapa atau sering disebut dengan istilah batok.
Secara sederhana, cocopeat memiliki tekstur seperti spon yang berasal dari serat sabut kelapa yang sudah kita kupas.
Sering juga masyarakat sebut sebagai sabut gambut atau debu sabut, cocopeats memiliki warna coklat muda. Cocopeat berkemampuan untuk menahan dan menerima besar air layaknya spons busa. 1 kilogram Cocopeat dapat kita untuk menyimpan hingga 16 liter udara.

Manfaat Cocopeat

Seperti yang telah kita bahas di atas, 1 kilogram Cocopeat dapat untuk kita menyimpan air hingga 16 liter. Karena cocopeat ini juga yang berkemampuannya dalam menyerap cairan, cocopeat dapat untuk meningkatkan porositas dari tanah.
Efek positif dari cocopeat, tanah kita akan menahan lebih banyak udara dan udara sehingga sirkulasi serta drainase pada wadah pot dan lahan kita akan lebih terjaga.
Karena tingkat kegemburan dari tanah yang begitu tinggi, maka akar tanaman juga akan lebih mudah dan tanaman akan merasa lebih sehat dan subur. Tanaman sehat berarti akan ada lebih banyak buah di dalamnya.
Sangat cocok untuk kita gunakan sebagai media tanam sayuran berdaun seperti sawi, bayam dan kangkung yang dibudidayakan dalam wadah pot.
Nilai PH Cocopeat adalah 5,8 sampai dengan 6,5, yang merupakan kisaran yang sempurna bagi sebagian besar jenis tanaman untuk mereka tumbuh. Cocopeat bisa juga kita dapat digunakan sebagai media untuk budidaya tanaman secara hidroponik.

Cara Sederhana Membuat Cocopeat Dari Sabut Kelapa

Cara membuat Cocopeat dari sabut kelapa

Kita mengumpulkan Sekam dari Sabut Kelapa. Untuk kita membuat cocopeat di rumah kita langkah awal yaitu pertama-tama, kita sangat perlu untuk terlebih dahulu mengambil sabut kelapa dari penjual kelapa atau mungkin kita bisa untuk meminta izin terlebih dahulu dari tetangga sebelah rumah.
Kemungkinan besar kita bisa mendapatkannya secara gratis karena menurut sebagian dari orang tetangga kita, sabut kelapa merupakan limbah bagi mereka setelah diambil air dan dagingnya.
Hal yang perlu sekali untuk kita ketahui dan ingat yaitu mengumpulkan sabut kelapa yang sudah kita keringkan.
Jangan malah mengumpulkan tempurung kelapa yang basah atau yang baru kita produksi karena akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk kita mengeringkannya.
Setelah kita mengumpulkan sekam dari buah kelapa kering, kita harus mendekortasikannya agar kita dapat menghilangkan serat dan menghasilkan sebuah Cocopeat yang mengundang. Untuk proses ini, kita dapat menggunakan mesin decorticating.
Namun harganya sangat mahal dan mungkin kurang terjangkau untuk kita kelas menengah ke bawah. Jika kita tidak memiliki, kita dapat mengikuti metode saya berikut ini untuk membuat serbuk kelapa dengan sangat mudah dan murah meriah, bahkan bisa kalian katakan hampir tanpa biaya sama sekali 0 rupiah.
Yang perlu kita siapkan hanyalah mixer atau penggiling yang biasa kita gunakan untuk kehidupan sehari-hari kita untuk menggiling kacang. Pertama kita potong sabut dari kelapa menjadi bagian kecil- kecil dengan menggunakan gunting.
Kemudian kita dapat untuk giling sekam kelapa ini di dalam mixer. Kita pisahkan serbuk dan serat kelapa. Setelah Serat kelapa, kemudian kita akan olah lebih lanjut hingga akhirnya akan menjadi serbuk sabut kelapa atau dengan nama Cocopeat.
Serat kelapa ini bisa juga untuk kita gunakan membuat tali, tikar dan jaring pancing.Pencucian. Setelah kita dapat menghasilkan serbuk kelapa, kita dapat memprosesnya lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang begitu optimal. Cuci dengan udara untuk kita dapat menghilangkan unsur-unsur seperti kalium, natrium dan klorida.
Dalam proses ini, terdapat kandungan garam di dalamnya akan lebih berkurang sehingga bagus dan cocok untuk kita gunakan di tanah. Kita dapat mengeringkan Cocopeat ini agar pengurangan ion monovalen yaitu kalium [1+] dari serbuk kompleks buah kelapa.
Akhirnya, Cocopeat sudah siap untuk kita gunakan atau aplikasinya. Kita dapat menggunakan cocopeat untuk media tanam di kebun atau pot di mana pun kita inginkan.kita dapat juga dapat mengirimkan ke dalam wadah dan mengompresnya untuk kita gunakan pada masa mendatang nanti.

Menjadikan Cocopeat Untuk Media Tanam

Untuk kita dapat meminta dalam pot atau siapkan campuran pot yang baik dan benar, kita membutuhkan beberapa hal.
Pertama-tama, kita butuh ambil 30% dari tanah kebun yang normal dalam sebuah wadah pot, lalu kita tambahkan 30% kompos organik, kemudian kita tambahkan 20% dari Cocopeat di dalamnya dan akhirnya campurkan 20% serbuk kayu dengan bahan-bahan tersebut media tanam kita.
Sekarang kita sudah dapat untuk campuran media tanam yang penuh dengan nutrisi tadi telah siap untuk kita gunakan dan memiliki kandungan unsur hara yang baik dan sangat dibutuhkan oleh tanaman.
Jika kita telah membeli olahan cocopeat dari pasar, maka kita harus terlebih dahulu untuk merendamnya terlebih dahulu dengan udara sebelum kita menambahkan cocopeat sebagai media tanam.
Karena di pasar mereka, dalam bentuk terkompresi dan tidak dapat untuk kita campurkan dengan tanah tanpa terlebih dahulu, terlebih dahulu.
Demikianlah penjelasan yang dapat aku sampaikan mengenai artikel yang berjudul cara membuat cocopeat dari sabut kelapa bila masih ada kesalahan kata dari aku mohon maaf, semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *