Cara Merawat Guinea Pig

Posted on

Pada kesempatan kali ini saya mau mengulas cara merawat Guinea Pig Beserta penjelasanya.

Memelihara hewan bisa menjadi obat stres yang paling ampuh. Apalagi kalau Anda memiliki hewan-hewan lucu untuk dipelihara. Dengan adanya mereka, pulang ke rumah menjadi waktu yang paling Anda tunggu-tunggu setiap harinya. Karena bagaimanapun, bermain-main ataupun memandangi binatang kesayangan yang lucu selalu menyenangkan untuk dilakukan.

Nah, salah satu hewan peliharaan yang sedang tren di kota-kota besar yaitu hewan-hewan impor atau memiliki ras asal luar negeri, seperti guinea pig atau lebih dikenal dengan sebutan marmut oleh masyarakat Indonesia. Guinea pig merupakan seekor hewan dengan tampilan yang menggemaskan.

Ciri Guinea Pig

 

Anda belum pernah mendengar hewan guinea pig? Jangan bingung. Ini bukan jenis babi dari Papua Nugini, tapi nama hewan pengerat yang saat ini menjadi binatang piaraan ngetren. Ada juga yang menyebutnya cavy dan marmut Belanda, meski sebenarnya hewan ini berasal dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Selintas, perawakannya mirip marmut lokal. Kepalanya besar dengan tubuh bogel dan kaki yang kecil. Hanya saja, tampang guinea pig lebih imut dan rambutnya lebih panjang serta berwarna-warni.

Jenis-jenis guinea pig seperti Sheba Mini, Silkie, serta American, adalah yang kerap dijadikan sebagai peliharaan. Beberapa jenis seperti peruvian bahkan memiliki rambut yang sangat panjang sampai menutupi muka. Banyak orang memeliharanya lantaran karakternya sangat jinak. Namun, meski perangainya sangat penakut dan pemalu, guinea pig tidak menggigit atau melawan jika dipegang. Kalau takut, cavy justru diam. Kelebihan lain, guinea pig memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dari kelinci atau hewan sejenisnya.

Cara Memelihara Guinea Pig

Seperti halnya hewan pada umumnya, memilih guinea pig yang benar saat membeli adalah hal yang sangat penting. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika guinea pig yang kita pelihara ternyata bermasalah. Untuk memilih guinea pig yang sehat, Anda hanya perlu melakukan beberapa pengecekan, seperti pada bagian mata, pilihlah mata yang jernih, bersih, dan melek. Jangan pilih jika mata guinea pig banyak belek dan sayu.

Cek seluruh badan dan bulu guinea pig, pastikan tidak ada jamur dan kutu pada bulu hewan dan juga tidak ada kecacatan fisik. Terakhir, pilihlah guinea pig yang terlihat lahap saat makan. Itu membuktikan bahwa hewan tersebut dalam keadaan sehat. Disarankan untuk membeli guinea pig lebih dari satu atau sepasang agar guinea pig Anda tidak kesepian saat di kandang.

Cavy tidak terlalu rentan dengan penyakit seperti mencret. Jadi, perawatan mereka relatif lebih mudah. Walaupun demikian, merawatnya tidak boleh asal-asalan. Untuk pakan misalnya, makanan cavy sebenarnya hampir sama dengan makanan kelinci, yakni sayuran dan buah-buahan seperti selada, wortel, dan tomat. Pakan lainnya bisa pelet kelinci dan rumput sebagai selingan. Kulit jagung atau daun pisang juga bisa diberikan.

Sementara, untuk kandang, Anda bisa menggunakan kandang kawat yang banyak dijual di pasar. Namun, alasnya harus dilapisi ubin, papan halus, plastik, serta serbuk kayu agar kaki cavy tidak tersandung dan terluka. Kebersihan kandang harus dijaga agar cavy tidak terkena penyakit. Jangan lupa untuk sering membersihkan kandang dari kotoran maupun sisa-sisa makanan yang bisa membusuk bila didiamkan berhari-hari.

Pilihlah kandang yang cukup luas agar ada sedikit ruang untuk guinea pig Anda bisa berlari dan bermain di dalam kandang. Sesuaikan juga kandang dengan jumlah guinea pig yang Anda beli. Semakin banyak guinea pig yang Anda beli, semakin besar juga kandang yang harus Anda gunakan.

Beberapa tempat ‘ngumpet’ juga bisa disiapkan di kandang seperti kantong kertas cokelat dan kotak tisu dengan lubang di sampingnya. Guinea pig yang masih muda biasanya senang berolahraga melalui rintangan seperti pipa PVC. Kalau memelihara guinea pig yang berambut panjang, Anda perlu memandikan lebih sering. Mandi sebulan sekali atau dua kali sudah cukup. Karena hewan ini takut air, gunakan wadah yang dangkal dan keringkan sebelum mengembalikan mereka ke dalam kandang.

Sampo hewan atau bayi bisa digunakan untuk membersihkan rambutnya. Namun, hindari kontak sampo dengan mata. Kuku guinea pig juga harus rutin digunting sebulan sekali. Bisa menggunakan gunting kuku biasa atau hewan. Namun, di kukunya ada pembuluh darah yang kalau terpotong akan berdarah dan menyakiti. Jadi, potong ujung kukunya saja. Untuk guinea pig yang berambut panjang, menyisir rambutnya perlu dilakukan setiap hari guna membantu menghilangkan rambut rontok dan mengurangi ganti bulu.

Umur cavy bisa 8 tahun sampai 10 tahun, dapat bereproduksi ketika berumur 2 bulan, tapi biasanya dikawinkan pada umur 4 bulan. Lama masa hamil sekitar 55 hingga 75 hari. Bayi guinea pig akan lahir lengkap dengan bulu dan beberapa jam setelahnya bisa berjalan. Bayi cavy biasanya disapih pada umur 3 minggu sampai 1 bulan.

 

Membiarkan guinea pig Anda bermain di luar kandang adalah hal wajib untuk dilakukan. Hal ini juga untuk mencegah guinea pig stres karena selalu berada di dalam kandang. Anda bisa sambil mengajak mereka bermain dan membiarkan guinea pig Anda bermain-main di halaman rumah.

Selain membiarkan guinea pig bermain di luar kandang, sesekali Anda juga harus mencoba membawa hewan kesayangan Anda ini ke taman terdekat untuk dilepaskan. Hal ini berguna untuk kesehatan guinea pig Anda. Selain bermain-main, guinea pig juga akan memakan rumput taman gratis sepuasnya. Hal ini bisa menjadi alternatif jika pakan di rumah Anda sudah habis dan belum sempat membeli pakan baru.

Harga Guinea Pig di Indonesia

Harga guinea pig di Indonesia tergantung kualitas dan jenisnya. Jenis yang berambut panjang seperti peruvian, bisa dihargai mulai Rp700 ribuan per ekor, sedangkan harga jenis pendek seperti American antara Rp300.000 hingga Rp500.000 per ekor. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, harga guinea pig berkisar Rp200 ribuan hingga Rp400 ribuan per ekor.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat merawat marmot di rumah

 

Tidak adil berbicara hanya tentang manfaatnya. Guinea pig juga memiliki kekurangan dan risiko untuk kita pelihara dan bahkan bisa berbahaya jika dianggap terlalu ringan. Namun bahayanya tidak seperti memelihara hewan liar. Ayo, perhatikan agar Anda tidak salah paham.

  1. Marmot Cepat Kotor

Risiko ini tidak berlaku bagi orang yang membersihkan kandang marmot secara disiplin dan rajin. Marmot memiliki pencernaan yang cepat, jadi tidak mengherankan jika kandang mereka mudah terisi oleh kotoran, bahkan jika mereka tidak berbau. Namun jika menumpuk banyak juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Karena itu, rawat kandang marmot Anda dengan baik dan bersihkan serta buang kotoran secara teratur. Bersihkan setidaknya selama 30 menit seminggu.

  1. Kelinci percobaan yang sakit tidak bisa diajak bermain

Saya pernah mengalami marmot yang menderita penyakit kulit seperti jamur atau bisul. Entah kenapa kulit saya gatal setelah saya menyentuhnya. Mungkin itu penyakit bakteri yang telah menyebar ke saya. Jika marmot Anda memiliki masalah kulit, kami harus mengarantina atau memisahkannya dari teman-temannya dan mengobatinya.

  1. Kencing marmot agak pesing

Memang tidak sepanas hamster, tapi kencing marmot masih mengandung air seni. Untuk melakukan ini, Anda harus rajin memandikan dan membersihkan tubuh marmot agar tetap terlihat cantik dan imut. Karena hewan yang bersih dan lucu membuat hati kita senang.

Tips cara merawat marmot

 

Guinea pig adalah hewan peliharaan yang bagus untuk anak-anak dan orang dewasa. Marmot jinak tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Jika kami merawatnya dengan baik, marmot dapat hidup cukup lama untuk menemani Anda selama beberapa tahun. Berikut beberapa tips untuk merawat marmot kesayangan Anda.

Tips Merawat Marmut Dalam Ruangan:

  • Kelinci percobaan yang kita bagi atau biarkan bermain di ruangan tertutup merasa senang saat kita meletakkan tempat makan atau minum di bawah meja kecil. Perlu kita ketahui bahwa marmot selalu ketakutan jika berada di tempat dengan atap yang terlalu terbuka.
  • Sediakan selembar kain sebagai alas lantai di bawah furnitur pendek sehingga Anda bisa tidur di bawahnya. Meskipun marmot kecil kemungkinannya untuk mengunyah benda-benda seperti kabel listrik, seperti kelinci, Anda tetap harus menjauhkan kabel tersebut dari tempat bermainnya. Ingatlah bahwa marmot masih tertarik untuk mengunyah tali yang lebih tipis, seperti kabel pengisi daya ponsel.
  • Marmot memakan kotorannya sendiri. Fenomena ini sering disebut sebagai coprophagy dan bersifat alami. Anda sering dapat melihat mereka mencoba memegang atau menyentuh anusnya, tetapi jangan kaget. Saat mereka mencerna limbahnya, mereka mendapatkan nutrisi penting yang berasal dari bakteri yang ada dalam limbah tersebut.
  • Jika marmot Anda tiba-tiba melompat atau memutar lehernya dengan cepat saat melakukan lompatan ringan, marmot Anda tidak mengalami kejang. Fenomena ini disebut popcorning dan bisa menjadi tanda bahwa marmot Anda sedang bahagia atau sedang berusaha menyalurkan energi berlebih, seperti seekor kucing yang tiba-tiba ingin berlarian di sekitar rumah.
  • Pastikan Anda menyediakan setidaknya satu area yang empuk dan nyaman di dalam kandang untuk marmot Anda.
  • Jangan memelihara dua atau lebih marmot dari jenis kelamin yang berbeda di dalam kandang yang sama. Namun, Anda bisa memeliharanya di kandang yang sama jika salah satu atau keduanya sudah dinetralkan.
  • Guinea pig membutuhkan tempat yang nyaman dan aman untuk tidur.

Tips Merawat Marmot di Luar Ruangan:

  • Beberapa orang membiarkan marmot bermain dan berlarian di sekitar rumah. Kelinci percobaan yang kami pelihara dengan cara ini biasanya hidup di dalam ruangan dan di “taman bermain” mereka. Selain itu, marmot yang kita mainkan dan jalankan dengan bebas lebih bahagia dan lebih sehat.
  • Marmot adalah makhluk yang sangat sosial. Pastikan Anda menunjukkan banyak kasih sayang, tetapi jangan bersikap kasar atau tidak sabar jika marmot masih tidak dekat dengan Anda.
  • Marmot bisa mengunyah apa saja. Ketika Anda melepasnya dan membiarkannya berputar-putar di kamar Anda ketika Anda telah menyimpan dokumen penting, buku, dll.
  • Anda dapat menyelamatkan nyawa marmot dengan melihat marmot di toko hewan peliharaan di kota Anda. Pastikan mereka semua mendapat makanan, air minum dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Jika mereka tidak mendapatkan cukup makanan atau udara dan / atau memiliki gejala sakit, segera beri tahu manajer toko.

Dari penjelasan yang telah diuraikan pada artikel tentang cara merawat marmot maka dapat kita tulis sebuah kesimpulan yaitu beternak marmot tentunya berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental bagi pemelihara marmot. Selain itu dengan memelihara marmot maka akan mendekatkan kita dengan alam sekitarnya serta meningkatkan kedisiplinan dan tentunya membuat kita semakin rajin dalam merawat marmot.

Ada beberapa makanan marmot yang baik tersedia untuk mereka, termasuk sayuran berdaun hijau. Pilih sayuran yang mengandung nutrisi seperti vitamin C. Sayuran ini antara lain seledri, wortel, tomat, ketimun, kangkung, jagung, bayam, brokoli, dan kacang polong. Untuk buahnya, Anda bisa memberi marmot apel atau stroberi. Sediakan rumput atau jerami atau rumput yang sudah dipangkas dengan mesin pencacah rumput multifungsi agar mudah dicerna marmut.

Nah itu penjelasan tentang cara memelihara Guinea Pig,semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.Terima kasih

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *