Fermentasi tepung jagung

Posted on

Pengolahan jagung menjadi tepung yang membuat penggunaannya lebih luas yang bisa untuk berbagai macam bahan makanan, lalu dalam waktu penyimpanan juga akan jauh lebih lama untuk tepung jagung apalagi jika dibuat fermentasi dengan beberapa bakteri menguntungkan salah satunya untuk bebek hibrida sendiri.

Bakteri-bakteri yang berasal dari fermentasi sangat menguntungkan dan mampu meningkatkan nilai mutu gizi serta mikroorganisme untuk membuat jenis pakan yang berkualitas dalam proses fermentasi yang dibagi menjadi dua jenis yaitu:

Fermentasi Spontan

Fermentasi spontan adalah jenis fermentasi bahan pangan yang dimana dalam pembuatannya tidak ditambahkan mikroorganisme lain dalam bentuk Starter atau ragi, karena mikroorganisme tersebut cukup berperan aktif dalam proses fermentasi dengan berkembang biak secara spontan.

Fermentasi Tidak Spontan

Fermentasi tidak spontan yang biasanya terjadi dalam bahan pangan yang dalam pembuatannya mengikutsertakan mikroorganisme dalam bentuk starter atau ragi, sehingga proses fermentasi ini bisa direncanakan dan sesuai yang diinginkan.

Fermentasi Tepung Jagung Menggunakan Em4

Jagung kuning mengandung Asam amino yang berperan penting seperti sebagai campuran bahan pakan fermentasi Em4, karena kaya mengandung Methionine (Rasio) dan kombinasi dengan sumber Lysine (Soybean Meal).

Kombinasi tersebut sangat baik dalam penyusunan ransum apalagi yang sudah dibuat fermentasi dengan Em4, setelah itu penggunaan pakan tersebut bisa dalam waktu yang lebih lama dan dapat meminimalkan biaya pakan.

Kesimpulan

Pemberian pakan fermentasi untuk ternak memiliki tujuan utama dalam meningkatkan nilai ternak, sehingga asupan nutrisi pakan lebih optimal dan membuat produktivitas ternak meningkat dan itulah pentingnya untuk peternak mengetahui cara fermentasi menggunakan em4.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *