Film Serial Raising Hope, Komedi Sitkom yang Absurd

Posted on

Film Serial Televisi Fox, dengan judul Raising Hope menawarkan sebuah cerita sitkom (komedia situasi) yang boleh di bilang cukup aneh dan absurd.

Cerita di mulai dari James “Jimmy” Chance (Lucas Neff) yang menghamili seorang yang di tolongnya dari kejaran seorang laki-laki galak, Jimmy melarikan sang wanita bersama mobil van bututnya. Lucy Carlyle, nama wanita ini dan kemudian mereka melakukan cinta “one night stand” di dalam mobil vannya setelah situasi aman.

Tidak di sangka-sangka ternyata wanita yang di tolong itu adalah seorang “pembunuh berantai”, setelah pada jamuan makan pagi, foto Lucy muncul sebagai tersangka utama pembunuhan berantai.

Kepanikan mulai terjadi, ibu Jimmy Virginia Chance (Martha Plimpton), mengambil toaster pemanggang roti dan memukul kepala Lucy dengan keras sehingga ia pingsan.

Dan singkat cerita keluarga mereka melaporkan Lucy ke polisi dan ia di tangkap. Keadaan kembali normal, dan aktifitas kembali di lakukan seperti sedia kala.

Cuma banyak hal yang berubah, keluarga mereka mulai di  lirik masyarakat di jadikan keluarga “pahlawan” yang bisa menangkap “serial killer (pembunuh berantai)”, bahkan di buatkan sebuah acara televisi khusus oleh seorang reporter.

Namun kehidupan keuangan keluarga Chance masih tetap sama, ayah Jimmy Burt Chance (Garret Dillahunt) masih bekerja sebagai seorang pembersih kolam yang kadang bersenang-senang dengan cara yang tidak biasa.

Mulai dari mengerjai nenek Jimmy Maw-Maw (Cloris Leachman) yang sering lupa ingatan dan pikun serta suka sekali memakai Bra di atas kepalanya sebagai topi.

Maw-maw sering lupa bahwa Virginia, Burt dan Jimmy masih numpang di rumahnya. dan merak bertiga menjaga nya seperti itu, karena minimnya keuangan mereka.
Link streaming : nonton layarkaca21 online

 

Semua hal kembali berubah

Lalu tibalah kabar dari penjara, bahwa Luccy hamil dan ayahnya adalah Jimmy, hasil kegiatan “one night stand” mereka di van Jimmy.

Pernikahan pun di lakukan di penjara namun kekacauan terjadi, aksi liar Lucy di luar kendali, ia menyandera  Jimmy, namun penyetrum untuk penjahat segera di daratkan di leher Lucy oleh penjaga atau sipir penjara dan keadaan menjadi aman kembali.

Sementara anak dalam kandungan Lucy, jatuh hak asuhnya kepada sang ayah yang notabene bukan seorang kriminal. Anak itu perempuan dan di beri nama Hope (harapan), atau doa agak keluarga ini lebih baik, terutama dalam hal keuangan.

Cinta pada pandangan pertama

Sabrina Collins (Shannon Woodward) yang bekerja di pasar swalayan di kota itu, memergoki Jimmy yang sedang membawa anakanya Hope di atas sebuah troly belanjaan di depan swalayan tempat sabrina bekerja, karena ia sangat miskin untuk membeli sebuah kereta dorong bayi.

Sabrina menuduh bahwa troly itu adalah milih swalayan, namun Jimmy membantahnya. sampai dia melihat Hope, dan mulai terkesan dengan Jimmy, begitu pula Jimmy. Hubungan pun terjalin walau hanya sebagai teman.

Sabrina menawarkan ada lowongan di swalayan tempat ia bekerja dan Jimmy melamar dan di terima oleh pemilik swalayan Barney Hughes (Gregg Binkley) seorang duda yang kurang “PD” dan cengang.

Kejutan di Setiap episode

Lalu bagaimanakah apakah cinta Jimmy bisa di balas oleh Sabrina yang punya maslah dengan laba-laba sehingga jika ia tidur ia memakai stoking untuk menutupi kepalanya karena takut jika laba-laba bertelur di telinganya, yang saat itu sudah punya pacar?

Apakah Maw Maw akan ingat bahwa Virginia dan Burt hanya numpang di rumahnya, dan akankah ia ingat untuk tidak telanjang bulat saat berjalan-jalan ke luar rumah?

Apakah Hope, benar-benar menjadi harapan untuk keluarga itu, yang saking miskinnya Virginia dan Burt pernah mengakali gigi emas milik Maw-maw yang jatuh ke  jamban untuk di jual dan mendapatkan jamban baru.

Apakah Lucy akan mencul kembali untuk mengambil Hope dan akan di bawa pergi ke Tibet?

Hmmm, banyak kisah absurd, unik, konyol dan lucu di luar logika pada setiap episodenya yang tidak pernah terpikir oleh akan sehat.

Pesan Moral Cerita

Di luar kekonyolan cerita film ini menawarkan sebuah daya tarik kebersamaan keluarga, keceriaan serta masalah keluarga yang sederhana menjadi sebuah renungan yang menyentil kewarasan serta kekonyolan kita sebagai sebuah bagian keluarga dan terakhir film ini layak di tonton, bukan saja sebagai hiburan namun sebagai bentuk lucu kekonyolan yang juga terkadang kita lakukan sehari-hari dan di ceritakan dengan cara yang jenaka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *