Kekurangan dan Keunggulan Web Developer
Kekurangan dan Keunggulan Web Developer

Kekurangan dan Keunggulan Web Developer

Posted on

JOOMLA

1. Definisi Joomla!

Joomla! adalah salah satu CMS (Content Management System) dari ratusan CMS yang ada di dunia ini yang bisa didapat secara gratis.

Pengertian CMS itu sendiri adalah pengelolaan isi atau content. Bila dikaitkan dengan web, maka CMS dapat didefinisikan sebagai aplikasi yang bisa mengelola isi atau content dari suatu website seperti mengerjakan publikasi, edit, ataupun menghapus suatu content. Tentu saja, pengelolaan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang telah diberikan hak untuk melakukannya. Yang termasuk ke dalam kelompok content ini bisa saja berupa tulisan, gambar, video, file, ataupun yang lainnya.

2. Sejarah Singkat Joomla!

Pada tahun 2001 suatu perusahaan di Australia mempunyai nama Miro menciptakan sebuah CMS mempunyai nama Mambo. Software ini diciptakan dengan sistem open source sehingga konstributor terhadap pengembangan aplikasi ini sangatlah pesat. Karena melihat sisi bisnis yang semakin berkilauan pada tahun 2002, sekarang perusahaan mulai berubah pikiran dan menciptakan dua versi dari Mambo yakni versi open source dan versi komersil yang dijual. Versi open source disebut MOS (Mambo Open Source) sementara versi komersilnya disebut Mambo CMS.

Pada tanggal 17 Agustus 2005, perseteruan antara developer Mambo dengan Miro sebagai pemegang hak cipta mencapai puncaknya dimana semua pengembang Mambo Bersama-sama pindah dan mengembangkan CMS Open Source sendiri dengan nama Joomla!. Pada tanggal 16 September 2005 diperkenalkanlah Joomla! versi 1.0.0 untuk publik yang sebetulnya adalah produk yang sama dengan Mambo 4.5.2.3, namun dengan beberapa perbaikan.

3. Kelebihan dan Kekurangan Membuat Web dengan Joomla!.

3.1 Kelebihan Membuat Web dengan Joomla!

Joomla! adalah salah satu Open Source Content Management Systems sangat powerfull yang pernah ada. Digunakan diseluruh dunia dari website yang sangat sederhana hingga kepada software korporasi yang kompleks. Kelebihan Joomla! ada pada fasilitas instalasi dan pengelolaannya.

CMS yang satu ini adalah CMS yang menyeluruh dan banyak dipakai oleh developer web baik luar dan dalam negeri. Sebagai jasa penciptaan website murah, penguasaan banyaknya program CMS sudah menjadi suatu keharusan. Joomla! terbilang menyeluruh untuk fitur-fiturnya dan untuk belajar joomla juga mudah karena telah ada id-joomla.com yang didalamnya banyak tutorial mengenai CMS ini.

Id-joomla.com adalah komunitas Joomla! Indonesia, anggotanya sudah banyak dan mereka saling berbagi mengenai fitur dan plugin terbaru dari Joomla!. Di dalam web ini anda juga bisa download Joomla! bahasa Indonesia. Berikut ini kelebihan-kelebihan membuat website dengan Joomla!.

3.1.1 Kemudahan Instalasi

Kemudahan instalasi merupakan keunggulan CMS Joomla!. Joomla! bisa diinstal secara offline maupun online. Jika anda akan menginstal Joomla! secara offline, maka komputer anda hanya perlu server seperti WAMP. Secara online, Joomla! bisa diinstal di unsur fantastico control panel situs kita. Saat ini sudah banyak webhosting yang memberikan kemudahan control panel, hal ini semakin mempermudah kita untuk memakai Joomla!.

3.1.2 Kemudahan Pengelolaan

Pengelolaan Joomla! tidaklah susah. Kita tinggal mengelola situs dari halaman administrator, tanpa harus menguasai bahasa Pemrograman Web. Orang awam bisa dengan mudah menjalankannya.

3.1.3 Open Source

Open Source adalah upaya untuk mengorek kode-kode program untuk publik. Karena Joomla! adalah CMS Open Source, maka saya dan anda bisa menggunakannya secara gratis. Kita hanya cukup membayar web hosting.

3.1.4 Banyak Fitur

Joomla! mempunyai banyak fitur di dalamnya. Component dan module bisa di download secara gratis. Selain itu pemakai juga bisa dengan mudah merubah tampilan web hanya dengan mengunduh template dan menginstalnya.

3.1.5 Kemudahan Peng-costum-an.

Joomla! mudah di-custom, baik itu dengan cara object-class ataupun gaya progamming lainnya. Sehingga serumit apapun aplikasi, bisa ditangani dengan mudah tanpa perlu terlebih dahulu mengetahui API Joomla!.

3.2 Kekurangan Membuat Web dengan Joomla!.

Joomla! sebagai pilihan pengembangan web dalam waktu yang cukup singkat, tentunya mempunyai beberapa kelemahan CMS pada umumnya.

Kelemahan ini harusnya diketahui oleh Web Developer yang benar-benar memakai Joomla! sebagai engine situs secara utuh, bukan sebagai referensi.

3.2.1 Kemampuan website menciptakan link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search engine masih kurang.

Kelemahan ini menciptakan website anda jarang menduduki urutan teratas dari hasil penelusuran mesin pencari. Jika kamu ingin mengolah Joomla! memiliki keterampilan yang lebih baik dalam hal ini maka kamu perlu install komponen freeware Open SEF namun kemampuannya tidak sebaik Advanced SEF. Pengguna Joomla! juga harus berhati-hati sebab website-nya bisa saja tidak dapat diakses sesudah SEF diaktifkan.

3.2.2 Keterbatasan ACL (Access Control List)

ACL atau Access Control List adalah kemampuan CMS untuk memberikan akses yang bertolak belakang kepada setiap pemakas atau group tertentu. Dalam hal ACL, maka Joomla! hanya menyediakan group tertentu saja, yaitu: Super Administrator, Administrator, Manager, Publisher, Editor, Registered Pengguna dan Guest. Joomla! tidak mengijinkan kamu untuk meningkatkan ACL ini atau mengolah ACL ini.

3.2.3 Ketiadaan Multisite

Multisite adalah kemampuan CMS untuk menciptakan website induk yang terdiri atas sejumlah website anak. Sehingga jika perlu upgrade maka cukup induknya saja yang di-upgrade. Ini bermanfaat sekali untuk membina website komunitas di mana setiap anggota memiliki website-nya sendiri. Fasilitas Multisite ini tidak ada di Joomla!.

3.2.4 Ketiadaan Tracker

Tracker adalah kemampuan CMS untuk memperlihatkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh pemakai tertentu. Pada situs ini bila kamu klik “Tracker” maka akan diperlihatkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah kamu tulis. Fasilitas ini tidak ada pada Joomla!.

3.2.5 Kurangnya Cache Memory

Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman situs yang sudah dibuka, dengan begitu tidak perlu mengerjakan query ulang pada database tetapi cukup satu query saja. Cache pada Joomla! hanya sekitar 12%.

Dreamweaver

Adobe Dreamweaver adalah program membuat atau mengedit web yang diciptakan Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver diciptakan Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh semua pengembang web sebab fitur-fiturnya yang menarik dan fasilitas untuk menggunakannya. Versi terakhir Adobe Dreamweaver adalah Adobe Dreamweaver CS5. Macromedia Dreamweaver kembali menjadi Adobe Dreamweaver sebab Macromedia di akuisisi oleh Adobe System sehingga seluruh produk yang diciptakan oleh Macromedia kini dimulai dengan kata Adobe.

Beberapa keunggulan Adobe Dreamweaver :

1. Kemampuannya menciptakan halaman web yang tampak konsisten.

Adobe Dreamweaver telah terinstall beberapa template yang anggun dan menarik. Tentunya ini memudahkan kamu yang ingin belajar menciptakan sebuah web namun kamu belum bisa membuat design web sendiri. Jika kamu ingin menciptakan lebih dari 10 halaman web dengan didasarkan design template tertentu maka web kamu akan mempunyai gaya halaman web yang sama dan tampak konsisten dari halaman perhalaman.

2. Kemudahan dan efisiensi dalam pemakaian

Program ini tidak hanya dirancang untuk kamu yang telah mahir dan memahami bahasa pemrograman. Untuk kamu yang belum memahami bahasa pemrograman, kamu bisa menciptakan halaman web dengan hanya cara mengklik atau drag and drop memakai mouse serta kamu juga bisa melihat halaman html-nya selama proses desain berlangsung. Atau yang lebih dikenal dengan sebutan WYSIWYG (What You See Is What You Get)

Selain itu dreamweaver memiliki keterampilan memperlihatkan 3 proses yang berbeda, yakni :

Code View : Berfungsi hanya untuk menampilkan script html saja.

Desain View : Berfungsi memperlihatkan kode-kode html yang kamu tulis menjadi suatu design/template yang nantinya akan diperlihatkan di browser.

Split View : Berfungsi menampilkan campuran antara Code View dan Desain View pada saat bersamaan. Jadi kamu bisa langsung melihat perubahan pada saat kamu mengganti htmlnya.

Dreamweaver telah dilengkapi dengan fitur FTP jadi setelah kamu selesai membina sebuah web, kamu bisa langsung menguploadnya melewati FTP . FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berlangsung di dalam lapisan software yang adalah standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam suatu internetwork.

3. Mudah untuk mengupload melewati FTP

4. Dapat dikustom

Dreamweaver bisa disesuaikan dengan keperluan yang kamu perlukan. Menu, tab, perintah, font dan warna seluruh kode bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi. Hal ini bisa secara efektif mempermudah proses desain web. Selain itu dreamweaver didukung banyak  plug-in yang membantu kamu dalam proses desain.

Kekurangan Adobe Dreamweaver:

1. Harga Software yang Cukup Mahal.

Mungkin salah satu kelemahan dari Dreamweaver ini adalah dari segi harga. Dreamweaver CS5 dibandrol oleh Adobe selama $399. Harga yang mungkin terjangkau oleh kalangan tertentu saja.

Sumber : A Guideline to Build a Professional Website the Absolute Necessities to Improve Your Business

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *