Liverpol Tidak Masalah Walau Tidak Cleen Sheet dan Wenger Ogah Balik Ke Arsenal

Posted on

Virgil van Dijk tidak ingin memusingkan masalah Liverpool yang tidak clean sheet dalam beberapa pertandingan. Baginya, kemenangan team lebih penting.

Liverpool menaklukkan Everton 5-2 dalam Derby Merseyside yang berjalan di Anfield, Kamis (5/12/2019). Kemenangan itu membuat The Reds makin kokoh di pucuk klassemen Liga Inggris dengan 43 point.

Meskipun begitu, Liverpool kembali tidak berhasil mencatat clean sheet di pertandingan itu. Semenjak liga musim 2019/2020 berguling, The Reds tidak pernah jaga gawangnya nirbobol di Anfield.

Tidak itu saja, scuad bimbingan Juergen Klopp itu baru mencatat 3x clean sheet di semua persaingan musim ini. Akhir kali gawang Alisson Becker tidak kecolongan yaitu waktu Liverpool menang 1-0 di kandang Sheffield United pada 28 September.

Menyikapi kritis clean sheet itu, Van Dijk tidak mempersoalkan. Bek Liverpool itu memandang kemenangan lebih penting daripada nirbobol.

“Itu tidak penting walau tidak ada yang ingin kecolongan, serta bila anda memenangi laga. Tapi saya tidak ingin istirahat sekalian berpikir ‘oh apes kami kemasukan gol’, ini semua mengenai kemenangan team,” kata Van Dijk diambil dari Daily Mail.

“Kami ingin menang dengan paling baik serta jelas itu dengan tidak kecolongan. Tapi bila kami menang, semua masih suka, kok, meskipun kecolongan” sambungnya juga daftar sbobet online

“Kami ada di kondisi yang bagus sekarang, kami tidak bisa menyangkalnya tapi kami belum sampai disana. Kami tidak pernah senang, khususnya saat musim ini serta belum sampai separuh jalan.”

“Kami ingin terus maju serta konsentrasi pada laga seterusnya. Jadi dari saat ini kami akan memulihkan diri serta siap-siap menantang Bournemouth akhir minggu ini,” Van Dijk mengutarakan.

Arsenal belum segera lebih baik dibawah bimbingan Freddie Ljungberg. Bekas manager The Gunners, Arsene Wenger, akui tidak akan melatih kembali club itu.

Arsenal kalah 1-2 dari Brighton and Hove Albion pada minggu ke-15 Liga Inggris, Jumat (6/12/2019). Kekalahan itu membuat club asal London Utara itu ketahan di tempat ke-10 klassemen Liga Inggris dengan 19 point.

Kekalahan itu meningkatkan daftar jelek Arsenal akhir-akhir ini. The Gunners tertera belum pernah mencetak kemenangan dalam tujuh pertandingan paling akhir di liga, dengan perolehan empat seimbang serta 3x kalah.

Walau Arsenal sudah mendepak Unai Emery serta menggantinya dengan Ljungberg jadi manager interim, performnya belum juga optimal. Wenger juga merekomendasikan club mengubah Ljungberg, seandainya dia tidak berhasil mengangkat pergerakan Pierre-Emerick Aubameyang dkk.

“Saya memberi dukungan Freddie tapi bila dia tidak dapat memantapkan team dalam lima atau enam laga, karena itu club harus cari orang lain yang lebih memiliki pengalaman,” kata Wenger diambil dari The Sun.

“Ini dapat benar-benar beresiko sebab anda tidak ingin club alami penurunan lebih jauh, karena sesudah 14 pertandingan mereka makin menjauh dari empat besar,” paparnya.

Meskipun begitu, Wenger memperjelas bila dianya tidak kembali lagi mengatasi bekas club asuhannya itu sebab tidak diperlukan.

“Saya tidak pernah dibawa kembali. Saya telah persembahkan 22 tahun hidup saya di club, saya beri otak saya, tubuh saya, serta hati saya.”

“Hati saya masih terpatri di club tetapi mereka tidak memerlukan pemikiran serta tubuh saya , hingga saya masih turut menanggung derita saat kami (Arsenal) sedang tampil jelek,” demikian ia.

Wenger sekarang masuk dengan FIFA dengan jabatan kepala peningkatan sepakbola global. Awalnya, dia sempat menganggur selesai berpisah jalan dengan Arsenal di akhir musim 2017/2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *