Mengenal SIUP Perusahaan, Manfaat, Tujuan Dan Cara Membuatnya

Posted on

Ditegaskan sebelumnya, jika setiap usaha harus memiliki SIUP yang ternyata ketetapan ini telah diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No.289/MPP/Kep/10/2001 yang berkaitan dengan ketentuan standar pemberian Surat Izin Usaha Perdagangan. Atas dasar itulah, kemudian muncul pertanyaan apakah yang dimaksud dengan SIUP sesungguhnya.

Selanjutnya, mengenai Surat Izin Usaha Perdagangan disebutkan bahwa yang demikian ini adalah sebuah surat izin yang nantinya akan diberikan kepada sebuah badan usaha untuk melakukan kegiatan usaha dalam bidang perdagangan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya jika SIUP nantinya akan menjadi pertanda atas legalitas dari usaha yang dijalankan tersebut.

Mengenai keberadaan Surat Izin Usaha Perdagangan, ternyata tidak semua usaha diwajibkan memiliki SIUP. Ada beberapa pengecualian yang kemudian hal semacam ini harus diketahui bersama. Berikut beberapa usaha yang tidak diwajibkan memiliki SIUP.

Perusahaan yang mengelola kegiatan di luar sector perdagangan seperti pendidikan, praktik dokter dan lain sebagainya
Merupakan kantor cabang ataupun perwakilan
Beberapa perusahaan mikro yang memiliki kriteria sebagai berikut.
Usaha perseorangan ataupun persekutuan yang tidak berbadan hukum seperti halnya PD, UD dan sejenisnya
Usaha yang dijalankan sekaligus diurus oleh anggota keluarga terdekat atau pemiliknya
Kekayaan hanya sebesar Rp 50juta tanpa melibatkan bangunan tempat usaha dan tanah
Sekalipun dianggap sebagai pengecualian, namun demikian beberapa usaha mikro tersebut masih berkesempatan untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan yang berwana hijau. Hal ini bisa dilakukan selama pihak yang bersangkutan berkenan untuk mengajukannya.

Manfaat Adanya SIUP

Mengingat kewajiban yang memang harus dipenuhi oleh pelaku bisnis yang berkecimpung dalam bidang perdagangan, kepemilikan Surat Izin Usaha Perdagangan ternyata memberikan manfaat yang sangat besar bagi pemiliknya. Mengenai manfaat tersebut, berikut beberapa yang memang harus diketahui.

  1. Bentuk perizinan resmi sebuah usaha perdagangan yang nantinya usaha Anda akan selamat dari adanya tindak penertiban usaha liar yang kerap kali dilakukan oleh pihak berwenang seperti halnya satpol PP
  2. Dengan memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan, nantinya Anda akan lebih mudah untuk mengajukan sebuah pinjaman kepada pihak bank
  3. Mempermudah untuk mengkuti kegiatan tender ataupun lelang karena salah satu syarat adalah memiliki SIUP
  4. Membantu dalam menunjang pengembangan usaha ketika ingin bersaing dalam taraf internasional
  5. Dengan mempunyai Surat Izin Usaha Perdagangan, sebuah usaha perdagangan akan dianggap kredibel

Tujuan Membuat SIUP

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwasannya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP ini dimaksudkan untuk membantu dalam memperlancar kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam hal ini, banyak sekali bisnis yang saat ini berkembang tanpa adanya sebuah legalitas perdagangan. Yang demikian ini nantinya akan mempersulit atau bahkan akan dijatuhi hukuman tegas oleh pihak berwenang ketika terjaring razia.

Selain itu, tujuan dari Surat Izin Usaha Perdagangan ini adalah untuk mempermudah pihak pemerintah dalam melakukan penertiban, pengawasan sekaligus pengarahan atas semua usaha perdagangan yang ada. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika setiap pelaku bisnis wajib mengurus SIUP.

Dengan mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan di dinas perindustrian kabupaten ataupun kota, nantinya SIUP juga bisa dijadikan sebagai perlindungan hukum. Adanya tujuan tersebutlah kemudian jiakalau disuatu masa ada permasalahan yang menimpa usaha tersebut, maka dengan tenang pelaku bisnis bisa menindak melalui jalur hukum.

Cara Membuat SIUP
Setelah mengetahui tujuan dari pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan, kini saatnya Anda yang notabene adalah pemilik usaha perdagangan harus mengetahui dengan pasti cara membuat SIUP yang tepat.

Untuk Anda yang memiliki usaha dengan jenis perseroan terbatas, berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

  1. Fotokopi kartu tanda penduduk direktur
  2. Fotokopi kartu keluarga direktur (jika direkturnya perempuan)
  3. Fotokopi NPWP
  4. Surat keterangan domisili
  5. Fotokopi akta pendirian yang dilegalisasi Menteri Hukum dan HAM
  6. Surat izin gangguan (HO)
  7. Izin prinsip
  8. Neraca perusahaan
  9. Foto 4×6 sebanyak 2 lembar
  10. Materai 6000

Sumber : https://hukumline.com/online-single-submission-oss-permudah-proses-perizinan-usaha/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *