Untung Dan Rugi Menggunakan Jasa Agen Properti

Posted on

Menggunakan jasa agen properti/broker sudah menjadi model penjualan yang banyak digunakan oleh pemilik properti. Adapun agen properti/broker adalah sebutan untuk orang yang menjadi perantara salah satu penjual dan pembeli properti.

Agen bertugas mempertemukan penjual dan pembeli hingga mencapai kesepakatan jual beli salah satu keduanya, sekaligus mengurus kebutuhan sebelum dan setelah proses transaksi.

Namun, memakai agen atau tidak memakai agen menjadi isu pro dan kontra di kalangan propertis.

Semua hal memiliki keunggulan dan kekurangan, ayo kita kupas apa saja keuntungan dan kelemahan menggunakan jasa agen properti.

Keuntungan Menggunakan Jasa Agen Properti

Efektif
Agen properti memiliki jaringan yang luas. Informasi mengenai properti anda yang akan dipasarkan akan disebarkan ke semua jaringan yang dimiliki agen properti.

Pemasaran dapat lebih efektif karena cakupan yang luas dan tepat sasaran. Karena agen properti umumnya sudah memiliki daftar atau calon pembeli, sehingga mencari pembeli yang potensial juga akan lebih cepat dan mudah dilakukan.

Dengan peradaban teknologi sekarang, agen properti seringkali memiliki database sekian banyak profil produk properti yang dikemas dalam format situs web.
Cara seperti ini bisa membuat properti anda lebih cepat laku.

Efisien
Pemilik properti tidak perlu mengeluarkan waktu dan tenaga untuk memasarkan dan menjual propertinya.

Dalam proses penjualan properti, agen akan menuntaskan masalah administrasi terlebih dahulu.

Jika dilakukan mandiri, mengurus masalah administrasi penjualan dapat memakan waktu dan biaya.

Untuk pengurusan administrasi dan appraisal juga segala biaya akan ditanggung agen terlebih dahulu.

Appraisal adalah pihak yang menaksir harga tanah dan bangunan secara objektif.

Lebih Memahami Harga Pasar
Keuntungan saat menggunakan agen properti adalah pemilik menemukan harga jual yang tidak terlalu tinggi sehingga properti cepat terjual, dan juga tidak terlalu rendah sehingga pemilik tidak menderita kerugian.

Dengan agen yang berpengalaman, ia bisa membantu Anda memahami harga pasaran dengan tipe properti yang sesuai.

Legalitas Terjamin
Agen properti lebih memiliki pengalaman dan keterampilan dalam hal dokumentasi. Sehingga mereka dapat menjamin formalitas legal penjualan properti, seperti kebutuhan balik nama, sertifikat, dan lain-lain.

Kekurangan Menggunakan Jasa Agen Properti

Adanya Fee Agen
Kita akan mengeluarkan biaya tambahan untuk menyelesaikan biaya agen. Ada komisi untuk tiap transaksi yang terjadi yang besarnya sekitar 2-3% dari nilai properti yang dijual.

Bagi beberapa pemilik properti, biaya sebanyak itu cukup berarti, sehingga mereka memilih tidak memakai jasa agen.

Di samping itu, bisa saja ada kerugian yang tidak terprediksi, seperti ternyata harga jual terlalu rendah atau waktu penjualan yang lama.

Kompetensi Agen yang Berbeda-Beda
Profesionalitas agen properti berbeda-beda. Memilih agen properti yang berkualitas juga tidak mudah.

Bisa jadi pemilik properti menemukan agen yang tidak rajin, sehingga penjualan properti tidak cukup cepat.

Misalnya sesudah memasang iklan, agen hanya menunggu telepon dari calon pembeli namun tidak aktif menelepon atau mengunjungi calon pembeli.

Dan yang umum dilakukan oleh seorang broker adalah meminta/mendapat komisi ganda, di mana dia menerima komisi dari penjual dan juga pembeli.

Atau permasalahan lainnya, ada agen properti yang tidak memberikan informasi pembeli prospek dengan penawaran harga yang tinggi ke pemilik sebab pembeli ini diarahkan oleh agen lain yang mewajibkan agen utama berbagi fee dengan agen lain.

Bagi agen profesional, pasti ia tidak menyembunyikan informasi penting ini, walaupun agen rugi sebab harus berbagi fee.

Yang banyak terjadi di lapangan adalah agen lebih memilih memperkenalkan calon pembeli dengan harga yang lebih murah ke pemilik supaya ia tidak perlu berbagi fee untuk agen lain dan menemukan untung lebih banyak dari sana.

Beberapa agen properti nakal juga seringkali dengan sengaja menyimpan calon pembeli dan penjual dengan harapan dapat menjual propertinya dengan harga dan komisi yang lebih tinggi.

Hal ini melanggar etika, dan tidak diizinkan oleh Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI).

Maka, memahami reputasi agen properti seperti Marketing Gallery PIK 2 yang baik dengan sertifikasi profesional tentu menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh pemilik properti sebelum mengamanatkan propertinya dipasarkan oleh sang agen.

Terikat Dalam Kesepakatan Bersama Agen
Karena terikat perjanjian dengan agen, anda tidak dapat bebas memasarkan properti kita untuk orang lain.

Hal ini dapat menjadi hambatan juga jika pemilik properti ingin cepat memasarkan propertinya.

Namun pemilik properti dapat mengajukan perjanjian dengan agen bahwa masing-masing dapat mencari calon pembeli.

Namun, ada juga pemilik yang ingin bebas dari kesepakatan bersama satu agen saja supaya propertinya cepat laku.

Maka, sebagai pemilik juga kamu wajib memahami bahwa kesepakatan penjualan properti dengan agen masih dapat dinegosiasikan.

Dalam hal pemantauan kinerja agen properti, telah ada AREBI yang keberadaannya dinyatakan pemerintah.

Ada baiknya pemilik properti memilih agen/broker yang telah terdaftar dalam AREBI, sehingga lebih terjamin keamanannya.

Bila ada agen properti yang nakal, maka konsumen dapat melaporkannya untuk AREBI agar asosiasi dan pemerintah dapat berkolaborasi untuk memperketat peraturan untuk agen properti yang belum tercatat secara profesional dan melanggar etika dalam proses jual beli ataupun sewa properti.

Pemilik properti yang ingin menggunakan jasa agen properti/broker ada baiknya meminta saran dan rekomendasi dari teman yang sudah pernah memakai jasanya dan pemilik harus lebih teliti dalam memilih agen terpercaya seperti Marketing Sedayu Indo Group

Jika dilihat ulasan diatas, sebetulnya keuntungan memakai agen lebih banyak dibandingkan kerugiannya.

Maka, pemilik properti juga tetap harus teliti dan berhati-hati dalam memilih agen properti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *